. .

Monthly Archives: June 2012

0

PENGHITUNGAN PENGHASILAN KENA PAJAK atas SHIPPING ( PAJAK FINAL )

PENGHITUNGAN PENGHASILAN KENA PAJAK atas SHIPPING ( PAJAK FINAL ) PP NO 94 TAHUN 2010 Pasal 9 (1) Keuntungan atau kerugian selisih kurs mata uang asing diakui sebagai penghasilan atau biaya berdasarkan sistem pembukuan yang dianut dan dilakukan secara taat asas sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia. (2) Keuntungan atau kerugian selisih kurs mata uang asing sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang berkaitan langsung dengan usaha Wajib Pajak yang: dikenakan Pajak Penghasilan yang bersifat final; atau tidak termasuk objek pajak, tidak diakui sebagai penghasilan atau biaya. (3) Keuntungan atau kerugian selisih kurs mata uang asing sebagaimana dimaksud

0

PERLAKUAN FISKAL/PAJAK ATAS LABA RUGI SELISIH KURS Januari 5, 2009

re post Posted by rizal in Pajak.  Tags: laba rugi kurs trackback Terkait dengan sebuah pertanyaan yang masuk ke email saya beberapa hari yang lalu menanyakan mengenai perlakuan laba/rugi akibat selisih kurs, maka saya buatlah tulisan sekaligus sebagai jawaban dari pertanyaan tersebut. Mudah-mudahan bermanfaat. Kata kunci: laba rugi fiskal, fluktuasi kurs, kurs tengah, kurs historis, realisasi, unrealized gain/loss Abstraksi: Di dalam undang-undang pajak penghasilan ketentuan yang mengatur mengenai laba/rugi selisih kurs ini terdapat di dalam pasal 4 dan 6. Di dalam pasal 4 ayat (1) yang mengatur mengenai objek pajak disana disebutkan bahwa keuntungan akibat fluktuasi kurs merupakan salah satu objek pajak penghasilan.

0

KURS PAJAK atau KURS TENGAH Bank Indonesia ???

re post tridifta, 25 September 2007 kepada pengasuh Yth,sehubungan dengan penggunaan mata uang asing (USD) dalam kegiatan transaksi usaha (pembelian barang), saya agak bingung dalam mengkonversi dari mata uang asing tersebut ke dalam rupiah, apa dengan menggunakan kurs pajak yang berlaku saat terjadinya transaksi atau menggunakan kurs tengah BI pada saat akhir bulan transaksi?kurs mana yang lebih tepat digunakan untuk meng-input inventory (persediaan)?dan kurs mana yang lebih tepat digunakan dalam penyusunan laporan keuangan? Jawaban : 10 Oktober 2007 Kurs pada saat pembelian inventory (persediaan) Pertanyaan Saudara lebih mengarah pada praktik akuntansinya. Berdasarkan PSAK No.10 paragrap 07, transaksi dalam mata uang

0

14 komoditas tambang akan dikenai bea keluar

Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah masih membahas besaran bea keluar yang akan dikenakan dalam ekspor 14 komoditas tambang, kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik di Jakarta, Selasa. Menurut dia, pemerintah akan mengumumkan aturan pengenaan bea keluar dalam ekspor barang tambang tersebut sebelum tanggal 6 Mei 2012. Komoditas tambang yang akan dikenai bea keluar rencananya tembaga, emas, perak, timah, timbal, kromium, platinum, bauksit, biji besi, pasir besi, nikel, molibdenum, mangan, dan antimon. Menurut data yang berhasil dihimpun, besaran tarif bea keluar yang akan dikenakan berkisar antara 20 persen sampai 50 persen.(K007) Editor: Maryati

0

Pemerintah kenakan bea keluar mineral 20 persen

Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah akan mengenakan bea keluar dengan besaran rata-rata 20 persen dalam ekspor 14 jenis komoditas tambang dan mineral mentah, kata Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Thamrin Sihite di Jakarta, Jumat Ke-14 komoditas tersebut meliputi tembaga, emas, perak, timah, timbal, kromium,  platinum, bauksit, biji besi, pasir besi, nikel, molibdenum, mangan, dan antimon. Namun, ia menjelaskan, aturan tentang pengenaan bea keluar untuk komoditas barang tambang dan mineral tersebut tidak berlaku bagi pemegang kontrak karya (KK). “Karena KK sudah melakukan kewajiban pengolahan dan pemurnian,” katanya. Ia menambahkan, selanjutnya Menteri Keuangan akan menerbitkan aturan

0

Eksportir mineral mentah harus penuhi lima syarat

Jakarta (ANTARA News) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik pada Jumat mengatakan bahwa mulai 6 Mei 2012 perusahaan harus memenuhi lima syarat sebelum mengekspor 14 komoditas tambang mineral mentah. Ia menjelaskan dalam hal ini perusahaan yang hendak mengekspor komoditas tambang mineral mentah harus membayar bea keluar sebesar 20 persen dan mempunyai sertifikat clear and clean atau dinyatakan sudah tidak mempunyai masalah dari Dirjen Minerba Kementerian ESDM. Selain itu, lanjut dia, perusahaan yang bersangkutan juga harus melunasi kewajiban membayar pajak dan bukan pajak, menyampaikan rencana pengolahan dan pemurnian, serta menandatangani pakta integritas untuk tidak mengekspor mineral mentah setelah 2014

0

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 575/KMK.04/2000

repost. ortax 2012 KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 575/KMK.04/2000 TENTANG PEDOMAN PENGHITUNGAN PENGKREDITAN PAJAK MASUKAN BAGI PENGUSAHA KENA PAJAK YANG MELAKUKAN PENYERAHAN YANG TERUTANG PAJAK DAN PENYERAHAN YANG TIDAK TERUTANG PAJAK MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan Pasal 9 ayat (6) Undang-undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2000, perlu menetapkan Keputusan Menteri Keuangan tentang Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan Bagi Pengusaha Kena Pajak yang Melakukan Penyerahan Yang Terutang Pajak dan Penyerahan Yang Tidak Terutang Pajak; Mengingat :