. .

Berapa Lama KAP Tertentu Boleh Mengaudit sebuah Organisasi secara Berturut-turut?

Posted by Admin KeuLSM → on November 22, 2010

Logis bila kita memilih auditor yang kemungkinan besar lebih mudah untuk sepakat atas praktik dan metode akuntansi kita. Jika kita bertemu dengan auditor baru di tahun ini, berbeda dengan auditor yang lalu yang mungkin telah memahami aspek keuangan kita, auditor yang baru bisa jadi sama-sekali buta tentang organisasi kita. Maka pilihan untuk ‘repeat audit’, atau memilih auditor yang telah melakukan audit tahun yang lalu, untuk melakukan audit kembali bagi tahun yang bersangkutan; akan menjadi pilihan utama bagi kita. Apalagi jika memang hasil opini mereka tahun lalu cukup baik dan harga penugasan untuk tahun ini juga cukup pas di anggaran organisasi. Pertanyaannya kemudian adalah : berapa kali sih kita bisa repeat audit ? Kenapa harus dibatasi ? Kenapa tidak bisa terus menerus seperti itu ? Pembatasan Masa Pemberian Jasa dilakukan agar KAP bisa menjaga nilai-niai independensi-nya. Independensi auditor adalah sebuah sikap mental auditor yang diekspektasi oleh pengguna laporan keuangan dimiliki oleh auditor. Sikap mental ini mutlak harus ada pada diri auditor ketika ia menjalankan tugas pengauditan yang mengharuskan ia memberi atestasi atas kewajaran laporan keuangan kliennya. Berapa kali boleh repeat audit ? Dulu jawabnya adalah (3+2) sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan No. 423/KMK.06/2002 dan No. 359/KMK.06/2003. Tapi kini menjadi (3+3) menurut Peraturan Menteri Keuangan No. 17/PMK.01/2008 tentang Jasa Akuntan Publik. Apa makna (3+3) ini ? Kita bisa mengacu pada pasal 3 peraturan tersebut yaitu : (1) Pemberian jasa audit umum atas laporan keuangan dari suatu entitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) huruf a dilakukan oleh KAP paling lama untuk 6 (enam) tahun buku berturut-turut dan oleh seorang Akuntan Publik paling lama untuk 3 (tiga) tahun buku berturut-turut; (2) Akuntan Publik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat menerima kembali penugasan audit umum untuk klien sebagaimana dimaksud pada ayat (1) setelah 1 (satu) tahun buku tidak memberikan jasa audit umum atas laporan keuangan klien tersebut; ….. Selengkapnya mengenai peraturan Jasa KAP, bisa di download di file : 17 PMK 01 2008.pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *